Makanan Yang Dianjurkan Untuk Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

0
98

Hipoglikemia atau memiliki kadar gula darah rendah wajib memilah makanan yang dikonsumsi. Jangan mengkonsumsi  makanan yang mengandung banyak  gula karena  dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat  juga dapat menyebabkan penurunan gula darah dengan cepat pula penderita dengan hipoglikemia reaktif.

Insulin dalam tubuh membantu sel tubuh menyerap glukosa. Protein, lemak, dan serat  membantu menstabilkan gula darah. Makanan yang mengandung karbohidrat dengan nilai indeks glikemik rendah  membantu tubuh untuk menstabilkan gula darah.

Hipoglikemia adalah kondisi dimana seseorang memiliki kadar gula darah yang berada di bawah angka normal. Kondisi ini menandai gangguan kesehatan yang terdapat pada tubuh. Hipoglikemia bisa terjadi karena berbagai faktor, misalnya diet, pengaruh obat-obatan dan kondisi tertentu. Gangguan kesehatan  juga bisa terjadi  pada pasien diabetes yang sedang menjalani terapi insulin. Seseorang yang mengalami hipoglikemia biasanya merasakan sakit kepala, gemetar, mual, badan lemas, serta kecemasan. Bagi penderita hipoglikemia sebaiknya makan sedikit-sedikit tapi sering dan tambahkan camilan di samping makanan utama.

Berikut beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk meredakan gejala hipoglikemik :

Roti gandum utuh dengan selai kacang

Roti gandum utuh memiliki indeks glikemik yang rendah. Selai kacang mengandung protein dan lemak. Mengkombinasikan makanan yang berasal dari biji-bijian dengan protein dan lemak akan membuat gula darah stabil untuk waktu yang lebih lama sehingga menghindari kekambuhan gejala yang mungkin terjadi.

Buah dan keju

Makanan Yang Dianjurkan Untuk Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Buah adalah sumber serat yang baik  yang dapat memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah. Beberapa buah memang mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Apel, pir, dan jeruk adalah buah yang aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki kadar gula darah yang rendah. Menambahkan protein dan lemak yang terdapat dalam sepotong keju ke potongan buah Anda dapat membantu kadar gula darah tetap stabil.

Kacang-kacangan

Makanan Yang Dianjurkan Untuk Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Kacang merupakan makanan ringan yang sangat baik untuk orang dengan hipoglikemia. Kacang mengandung  zat yang dapat memperlambat penyerapan glukosa. Kacang mengandung protein dan lemak yang dapat memperlambat penyerapan glukosa di dalam tubuh. Usahakan untuk membawa kacang sebagai camilan wajib di tas Anda.

Yoghurt dengan buah

Makanan Yang Dianjurkan Untuk Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Konsumsilah yoghurt bebas gula yang plain, bukan yang ada rasanya.  Untuk menambah kenikmatan dan serat dalam camilan Anda, tambahkan buah segar seperti mangga, pisang, dan stroberi. Campuran keduanya akan menghasilkan karbohidrat dan protein sebagai sumber energi. Lemak dan serat yang terkandung di dalamnya berperan untuk memperlambat metabolisme glukosa.

Beberapa panduan pola makan untuk gula darah rendah :
Setelah bangun tidur

Segeralah sarapan setelah bangun tidur. Sarapan yang baik harus terdiri dari protein dan karbohidrat kompleks, misalnya:

  • telur rebus dan sepotong roti gandum dengan kayu manis.
  • Seporsi steel-cut oatmeal dengan tambahan blueberry dan biji bunga matahari. Oatmeal jenis ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis oatmeal lainnya. Selain itu juga mengandung serat larut yang baik untuk memperlambat penyerapan glukosa.
  • Yoghurt tanpa gula tambahan yang dipadukan dengan madu, oatmeal, atau buah beri.
Camilan sebelum makan siang

Buah-buahan bisa menjadi pilihan untuk menjadi camilan bergizi untuk mengganjal perut sebelum makan siang. Buah banyak mengandung serat, vitamin, mineral, serta gula alami yang dapat dijadikan sebagai energi. Anda bisa mengombinasikan buah dengan protein atau lemak sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Mengombinasikan biji-bijian utuh dengan protein dan lemak sehat juga bisa menjadi pilihan terbaik. Berikut beberapa camilan yang bisa Anda coba di rumah:

  • Potongan apel dengan parutan keju cheddar di atasnya.
  • Potongan pisang yang dicampur dengan kacang-kacangan atau biji-bijian.
  • Sepotong roti gandum dengan potongan alpukat atau alpukat yang dihancurkan seperti selai di atasnya.
  • Sarden atau tuna dengan crackers gandum yang ditambahkan dengan segelas susu rendah lemak.
Makan siang

Untuk menu makan siang,  sandwich tuna atau sandwich yang berisi selada dan potongan ayam. Roti yang dipakai untuk membuat sandwich usahakan roti gandum, bukan roti putih. Anda juga bisa menggunakan pilihan menu seperti:

  • Salad hijau dengan potongan ayam, buncis, tomat, dan sayuran lainnya.
  • Ikan bakar dengan ubi jalar panggang dan salad atau tumis sayur. Ubi jalar kaya akan antioksidan dan yang paling penting mampu membantu tubuh untuk mengatur insulin.
Camilan sore

Untuk camilan sore hari disarankan mengkonsumsi karbohidrat kompleks karena sore hari merupakan masa di mana tenaga sudah terkuras habis setelah seharian bekerja. Karbohidrat kompleks dicerna perlahan oleh tubuh. Hal ini membuat penyerapan glukosa rendah dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Karbohidrat kompleks bisa ditemukan dalam:

  • Roti gandum
  • Brokoli
  • Kacang polong
  • Beras merah
Makan malam

Makan malam merupakan saat yang tepat untuk Anda mengkonsumsi protein dan karbohidrat kompleks, misalnya nasi merah dan telur serta campuran brokoli sebagai pelengkap.

Camilan sebelum tidur

Mengkonsumsi camilan sebelum tidur membantu menjaga gula darah tetap stabil sepanjang malam. Bisa juga mengkonsumsi yoghurt rendah gula dengan campuran buah dan kacang atau smoothie yang dibuat dari sayur-sayuran.

Jika  mengalami serangan gejala hipoglikemia secara mendadak,  segera konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula, untuk menstabilkan kadar gula dalam tubuh sehingga gejala yang menyerang pun akan mereda. Anda bisa mengonsumsi teh manis hangat, permen, jus buah yang mengandung gula, atau tablet glukosa.

Disarankan juga untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang cukup tinggi seperti roti putih, nasi putih, atau sereal.  Dan biasanya gejala akan mereda setelah 10-20 menit.