Jangan Pernah Menahan Bersin

0
23

Bersin adalah refleks pertahanan diri untuk mengeluarkan benda asing misalnya debu, serangga, serbuk cabe atau merica, serbuk sari bunga, lintingan serat kain, dan sebagainya yang kita hirup lewat hidung agar tidak terlanjur masuk ke dalam tubuh dan mengganggu pernapasan Anda. Meski terdengar sederhana, proses ini ternyata cukup kompleks.

Saat partikel asing itu masuk melewati rongga hidung dan hinggap di bulu-bulu hidung, sel-sel saraf akan menyampaikan sinyal “serangan” ke otak. Otak kemudian akan memerintahkan sistem imun tubuh untuk cepat-cepat memproduksi histamin untuk membuat hidung terasa gatal tergelitik sembari mengirimkan sinyal ke otot-otot di tenggorokan dan paru-paru untuk mengeluarkan udara melalui tenggorokan. Tekanan udara yang keluar itulah yang disebut bersin.

Menurut Erich Voigt, M.D., seorang profesor klinis dari departemen THT di NYU Langone Health, bersin yang terlalu kuat juga dapat membuat ingus keluar bersamaan dengan partikel pengganggu yang ada di hidung.

Bersin berfungsi untuk mengeluarkan udara bertekanan tinggi dari paru-paru agar saluran udara tetap terbuka dan tidak tersumbat dengan partikel asing yang masuk tersebut.

Menahan bersin dapat membuat tekanan yang seharusnya keluar kembali masuk lewat rongga sinus dan terperangkap dalam tubuh, masuk ke kepala dan rongga dada. Menahan bersin dapat menyebabkan peningkatan tekanan dalam tubuh hingga 5 kali lipat sampai berisiko merusak organ tubuh. Karena tekanan udara yang terperangkap dapat kembali naik ke saluran telinga dalam dan bisa menyebabkan gendang telinga pecah. Menurut Ahmad R. Sedaghat, MD, Ph.D., seorang asisten profesor departemen THT di Harvard Medical School, menahan bersin bahkan bisa memecahkan struktur telinga bagian dalam yang menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Jangan Pernah Menahan Bersin

Menurut sebuah studi seorang pria berusia 34 tahun di Inggris mencoba untuk menahan bersin dengan menutup mulut dan memencet hidungnya. Akibatnya, dia merasakan sensasi aneh di tenggorokan, lehernya membengkak, hingga mengeluh kesulitan menelan dan berbicara. Bahkan, pria tersebut hanya bisa menerima makanan dengan tabung nasogastrik.

Menahan bersin bisa menyebabkan aneurisma pecah yaitu penggelembungan di dinding pembuluh arteri (pembuluh yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh). Aneurisma yang membesar bisa pecah kapan saja dan menyebabkan perdarahan, bahkan kematian.

Menahan bersin begitu membahayakan tidak hanya untuk yang memiliki riwayat masalah kesehatan tetapi bagi orang yang normal pun sama. Bagi orang yang memiliki riwayat masalah kesehatan misalnya pernah mengalami cedera di kepala, leher atau dada, pernah operasi sinus bila menahan bersin bisa mengakibatkan mengalami pembuluh darah pecah.
Jangan Pernah Menahan Bersin

Jangan lupa untuk mengikuti aturan saat bersin dengan mengarahkan mulut ke lengan dalam atau lipatan siku, bukan menutup mulut dengan kedua telapak tangan. Bisa juga dengan menutup hidung dan mulut menggunakan  tissue atau sapu tangan, lalu segera buang di tempat sampah dan cuci tangan hingga bersih setelahnya untuk mencegah penularan penyakit.