Gejala Sakit Perut Yang Jangan Disepelekan

0
82

Jangan sepelekan sakit perut. Mungkin Anda sering mengalami sakit perut. Bisa dari makanan yang di makan terlalu pedas atau jajan di tempat yang kurang bersih. Ada banyak penyakit berbahaya yang ditandai dengan gejala sakit perut.

Ada banyak organ vital yang berada di sekitar perut Anda. Mulai dari lambung, usus, empedu, dan lain-lain. Bila salah satu organ tersebut mengalami gangguan atau kerusakan sehingga tidak dapat bekerja dengan normal, pasti akan menimbulkan rasa sakit pada perut. Bila Anda mengalami sakit perut disertai gejala lain, segeralah periksakan ke dokter.

Gejala sakit perut yang tidak boleh Anda sepelekan antara lain:

1. Sakit perut atas disertai nyeri punggung atas

Nyeri perut bagian atas sekaligus punggung atas atau sekitar bahu selama beberapa jam, bisa menjadi tanda adanya suatu penyakit. Apalagi jika diikuti gejala lain seperti kembung, mual, dan tubuh atau mata jadi berwarna kekuningan. Walaupun belum pasti, gejala yang Anda alami tersebut merujuk pada penyakit batu empedu.

Gejala Sakit Perut Yang Jangan Disepelekan

Empedu merupakan organ kecil di bawah hati. Yang berfungsi untuk membantu penyerapan lemak dan meringankan kerja hati serta mengeluarkan zat sisa metabolisme, baik berupa cairan ataupun gas. Saat jumlah kolesterol sangat banyak, akan ada penumpukan di dalam empedu yang terbentuk. Penumpukan tersebut akan menggumpal dan memblokir saluran empedu.

Penyakit ini tidak bisa dideteksi lebih awal tanpa pemeriksaan fisik dari dokter. Ketika gejala muncul kemungkinan batu empedu sudah menghalangi saluran empedu. Bila sudah mengalami gejala tersebut segera periksakan ke dokter.

2. Sakit perut bagian kanan bawah

Awalnya sakit perut muncul di bagian atas perut. Namun, ketika bergerak rasa sakit malah berubah di bagian kanan bawah, bahkan bisa menjalar ke punggung dan dubur. Jika merasakan pembengkakan pada perut, demam, mual dan muntah, serta gangguan pencernaan lainnya kemungkinan besar mengalami radang usus buntu.

Gejala Sakit Perut Yang Jangan Disepelekan

Usus memiliki banyak bagian serta berfungsi untuk mencerna apapun yang masuk ke dalam tubuh. Bila makanan yang dikonsumsi tidak sehat dan melukai usus buntu, organ ini bisa meradang. Terkadang dinding usus buntu bisa dipenuhi nanah karena adanya peradangan. Jika tidak segera mendapat perawatan dokter, usus buntu bisa pecah dan menyebarkan infeksi ke rongga perut dan menyebabkan komplikasi.

Kondisi ini sangat darurat sehingga pengobatan dilakukan dengan proses pembedahan. Untuk itu, jangan sampai  mengabaikan gejala yang muncul karena kondisi bisa semakin parah nantinya.

3. Sakit perut bagian kiri bawah

Pada usus besar terdapat kantong-kantong yang disebut dengan divertikula. Saat divetikula meradang, maka  akan terasa sakit perut di bagian kiri bawah dan semakin buruk ketika bergerak. Selain itu, gejala ini sering diikuti demam menggigil, perut kembung, serta mual dan muntah sehingga menyebabkan nafsu makan berkurang. Gejala tersebut bisa berlangsung selama beberapa jam bahkan bertahan hingga satu minggu atau lebih. Kondisi ini dikenal dengan divertikulitis.

Penyebab divertikulitis belum diketahui secara pasti. Namun, para dokter yakin bahwa kurang mengonsumsi makanan berserat bisa jadi penyebabnya. Tanpa serat, usus besar harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mendorong feses keluar. Proses tersebut menyebabkan adanya tekanan pada kantong usus besar. Lambat laun, terbentuk titik-titik di sepanjang usus besar dan akhirnya meradang. Kemungkinan juga, titik-titik pada kantong usus bisa meradang akibat adanya bakteri.

Gejala yang muncul pada penyakit diverkulitis juga hampir sama dengan penyakit lain. Dokter akan melakukan tes darah, CT scan, atau rontgen untuk menentukan penyebab sakit perut yang di rasakan.

4. Sakit perut disertai muntah berwarna kuning atau hijau

Sakit perut akibat gastritis bisa muncul di bagian atas tengah atau kiri atas. Rasa sakitnya bahkan menusuk hingga ke belakang, sehingga punggung juga terasa sakit. Selain sakit, perut terasa kembung, mual, dan membuat ingin muntah. Muntah yang dikeluarkan mungkin berwarna kehijauan, kekuningan, atau muntah darah.

Gejala Sakit Perut Yang Jangan Disepelekan

Gejala lain yang meliputi adalah demam, detak jantung cepat, dan sesak napas serta nyeri dada jika kondisi sudah makin parah. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Helicocobacter pylori (H. pylori) yang menginfeksi lapisan lambung. Bisa juga disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang lapisan lambung, bila gastritis termasuk jenis gastritis autoimun.

Pada sebagian orang, gastritis sering tidak menimbulkan gejala yang cukup terlihat sehingga sering kali terlambat mendapatkan perawatan.

5. Sakit perut disertai muntah darah atau BAB berdarah

Sel kanker bisa menyerang organ tubuh di mana saja, termasuk perut. Banyak orang yang tidak merasakan gejala sampai sel kanker sudah benar-benar menyebar. Pada awalnya, gejala yang muncul adalah sakit perut. Rasa sakitnya terus-menerus terjadi, bahkan lebih dari dua minggu.

Lalu akan terasa adanya tekanan pada perut yang membuat  terasa begah atau kembung. Sehingga menyebabkan nafsu makan menjadi berkurang. Gejala kanker perut mungkin akan bermunculan, seperti muntah darah atau bahkan feses berdarah. Bila  merasakan gejala seperti ini sebaiknya segera periksa ke dokter.