6 Minuman dan Makanan yang Dapat Merusak Kulit

0
17

Beberapa orang rela mengeluarkan uang banyak untuk membeli produk perawatan agar memiliki kulit yang mulus.

Kendati harganya mahal, nyatanya belum tentu perawatan tersebut ampuh menjaga kesehatan kulit kita.

Ditambah lagi, ragam asupan makanan sehari-hari yang turut berkontribusi menambah permasalahan kulit semakin parah.

Anda tentu mendengar berbagai jenis makanan yang menjadi favorit banyak orang padahal bisa memicu jerawat seperti gorengan, makanan berlemak, kafein, kacang, cokelat, dan daging merah.

“Kenyataannya dalam studi statistik yang terkendali dengan baik, makanan tersebut tidak menyebabkan jerawat,” tutur Neal B. Schultz, seorang dokter kulit yang berpraktik di New York City.

Namun, beberapa menu berikut ini nyatanya efektif menimbulkan kondisi kulit tidak sehat. Apa saja?

1. Kerang

Hasil gambar untuk kerang

Udang, kepiting, lobster, dan sayuran hijau seperti rumput laut dan bayam tinggi kandungan yodium.

Terlalu banyak unsur yodium dalam pola makan dapat menyebabkan jerawat, ucap Dr. Schultz.

Namun, jerawat didasarkan pada jumlah yodium yang terkumpul dari waktu ke waktu.

Lebih lanjut, Schultz menganjurkan agar orang-orang sebaiknya hanya mengonsumsi kerang beberapa kali sebulan dan tidak berlebihan.

2. Susu

Hasil gambar untuk susu

Meskipun dampaknya mungkin masih sangat kecil, namun beberapa produk susu dapat menyebabkan masalah kulit.

Studi pada 2012 yang dilakukan di Italia menemukan korelasi antara susu skim dan jerawat.

Hal itu disebabkan jumlah hormon dalam susu skim yang lebih tinggi sehingga sulit diserap oleh lemak di sekitarnya, dan kemudian menyebabkan kelenjar minyak berproduksi lebih banyak.

Pada beberapa orang dengan rosacea, produk susu juga dapat memicu kondisi kulit yang kemerahan.

3. Garam

Hasil gambar untuk garam

Terlalu banyak garam dapat menyebabkan tubuh menahan air sehingga dapat menyebabkan pembengkakan, demikian penuturan Dr. Schultz.

Terutama pada bagian kulit di sekitar mata yang sangat tipis, sehingga area itu membengkak dengan mudah.

“Efek garam ini pasti berkaitan dengan usia,” ujarnya, dan menjadi lebih umum di usia paruh baya.

4. Makanan Glikemik Tinggi

Kandungan pati yang tinggi seperti roti putih, pasta, kue, dan bahkan sirup jagung, sebaiknya dihindari untuk mendapatkan kulit yang lembap dan sehat.

Makanan dengan glikemik tinggi dapat menyebabkan lonjakan cepat dalam gula darah.

5. Alkohol

Alkohol adalah diuretik alami, di mana semakin banyak diminum maka semakin besar kemungkinan seseorang mengalami dehidrasi.

Kendati menimbulkan ketagihan, alkohol akan menyerap kelembapan alami kulit sehingga menimbulkan keriput dan garis halus di wajah sebelum waktunya.

6. Gula

Hasil gambar untuk gula

Tak hanya berisiko menyebabkan penyakit diabetes, makanan dengan kandungan gula yang tinggi juga dapat menyebabkan masalah pada kulit.

Gula darah yang tinggi akan melemahkan kulit dan memengaruhi kolagen, sehingga akan membuat kulit wajah rentan akan timbulnya kerutan.