Saat Jadi Prajurit, Dikirim Ke Medan Perang, Prabowo: Saya Cari Kiai Minta Didoakan

0
16
Saat Jadi Prajurit, Dikirim Ke Medan Perang, Prabowo: Saya Cari Kiai Minta Didoakan

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menceritakan kisahnya saat masih menjadi prajurit TNI dulu, ketika menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Walisongo asuhan KH RA Khalil As’sad Syamsul Arifin, Situbondo, Jawa Timur.

Capres nomor urut 02 ini mengaku sering mendatangi para ulama dan kiai setiap akan dikirim ke medan perang.

“Dulu waktu muda ya sudah lah agama kita kurang sering bolos, solat bolos dulu waktu muda. Jadi ketika dikirim ke daerah perang saya waswas, dosa saya banyak. Maka cari kiai ah, minta didoakan, minta diberi amalan-amalan iya kan dan kadang kita minta dimandikan karena kita sudah siap mati,” kata Prabowo, Sabtu (24/11/2018) malam.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengungkapkan, selama menjadi prajurit dirinya diajarkan untuk selalu mendatangi ulama setempat jika ditugaskan ke daerah.

Saat Jadi Prajurit, Dikirim Ke Medan Perang, Prabowo: Saya Cari Kiai Minta Didoakan
Saat Jadi Prajurit, Dikirim Ke Medan Perang, Prabowo: Saya Cari Kiai Minta Didoakan

“Karena itu di tentara kita selalu diajarkan kalau datang ke suatu daerah harus menghadap kiai-kiai, ulama-ulama para habaib minta nasehat,” ungkap Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyatakan dirinya datang ke setiap pesantren manapun tidak pernah meminta dukungan politik untuk Pilpres 2019, termasuk ke Ponpes Walisongo.

“Saya datang ke pesantren tidak pernah meminta dukungan. Tapi sebagai manusia saya datang berharap mendapat dukungan, boleh kan,” ujar Prabowo.

Karena sebagai manusia biasa Prabowo juga punya harapan agar mendapat dukungan dari para kiai, ulama dan habaib agar diberikan kemudahan oleh Allah SWT atas apa yang diharapkan dan di cita-citakan untuk umat, bangsa, dan negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here