Terkait Perusakan Baliho Demokrat, Prabowo: Jangan Robek-Robek Baliho Dan Spanduk, Gerindra Ikut Tersakiti 

0
141
Terkait Perusakan Baliho Demokrat, Prabowo: Jangan Robek-Robek Baliho Dan Spanduk, Gerindra Ikut Tersakiti 

Terkait peristiwa perusakan dan penurunan baliho serta bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyampaikan simpati atas peristiwa tersebut.

Prabowo mengatakan, Gerindra turut merasa disakiti jika ada yang menyakiti Partai Demokrat.

Secara khusus, calon presiden nomor urut 02 ini meminta agar pernyataannya tersebut disampaikan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.

“Sampaikan ke Pak SBY, kalau Demokrat disakiti, kami merasa disakiti juga. Kalau ada yang robek-robek baliho Demokrat, sama dengan robek-robek balihonya Gerindra,” ujar Prabowo di acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin, 17 Desember 2018.

Turut hadir dalam acara konferensi nasional partai Gerindra itu yakni para elite partai koalisi pengusung calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dari Partai Demokrat, dihadiri Wakil Ketua Umum Syarief Hasan.

Terkait Perusakan Baliho Demokrat, Prabowo: Jangan Robek-Robek Baliho Dan Spanduk, Gerindra Ikut Tersakiti 
Terkait Perusakan Baliho Demokrat, Prabowo: Jangan Robek-Robek Baliho Dan Spanduk, Gerindra Ikut Tersakiti 

Adapun perusakan dan penurunan baliho serta bendera tersebut diduga terjadi pada Sabtu dini hari, 15 Desember 2018. Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengklaim ada 200 baliho dan bendera  dan ribuan lainnya yang diturunkan.

Pihak kepolisian saat ini sudah menangkap seorang pelaku yang diduga melakukan perusakan tersebut. Ferdinand mengklaim, tim Demokrat di daerah juga sudah melakukan penelurusan di sejumlah lokasi. Dia juga mengklaim menemukan bukti bahwa ada keterlibatan penguasa dalam insiden perusakan itu.

Kemudian Prabowo meminta agar perusakan dan penurunan baliho dan bendera semacam itu tidak terulang. Tetapi, tidak jelas kepada siapa dia menujukan permintaan itu.

“Dan kami mengimbau jangan robek-robek baliho, jangan robek-robek spanduk,” ucap Prabowo.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ini berujar, bahwa demokrasi harus dilaksanakan dengan baik. Prabowo pun mengatakan bahwa pihaknya juga mempunyai kekuatan.

“Bagaimana GMD? Kamu berani atau tidak? Bagaimana singa-singa tua? PPIR?” tanya Prabowo kepada dua organisasi sayap partainya. Pertanyaan itu dijawab dengan teriakan “siap” dan “berani” dari GMD dan PPIR.

Sementara itu, terkait perusakan baliho Partai Demokrat, Prabowo menegaskan agar jangan merobek-robek baliho dan spanduk karena Gerindra juga ikut tersakiti.