Prabowo-Sandi Optimis Mampu Hadirkan Bahan Bakar Dan Tarif Listrik Murah Bagi Rakyat

0
44
Prabowo-Sandi Optimis Mampu Hadirkan Bahan Bakar Dan Tarif Listrik Murah Bagi Rakyat
Prabowo-Sandi Optimis Mampu Hadirkan Bahan Bakar Dan Tarif Listrik Murah Bagi Rakyat

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, akan mengoptimalkan penggunaan sumber energi terbarukan. Hal tersebut dilakukan jika Prabowo dan Sandiaga terpilih pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Menurut calon wakil presiden Sandiaga Uno, ia dan Prabowo bertekad mewujudkan kedaulatan energi di Indonesia melalui energi terbarukan.

Dikatakan Sandi, jika mendapat mandat dari rakyat pada Pilpres 17 April 2019 mendatang, pihaknya akan fokus mengembangkan sumber energi nabati serta sumber energi terbarukan lainnya yang banyak dijumpai di Indonesia.

Prabowo-Sandi Optimis Mampu Hadirkan Bahan Bakar Dan Tarif Listrik Murah Bagi Rakyat
Prabowo-Sandi Optimis Mampu Hadirkan Bahan Bakar Dan Tarif Listrik Murah Bagi Rakyat

Prabowo-Sandi tidak hanya akan mengembangkan sumber energi terbarukan, tetapi juga ingin memastikan masyarakat dapat mengakses bahan bakar minyak (BBM) dan menghadirkan tarif listrik murah.

Sandi optimistis, dengan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia, pemerintah di bawah pimpinan Prabowo-Sandi mampu menghadirkan bahan bakar dan tarif listrik murah bagi rakyat.

“Selama kunjungan di 1.100 titik, saya melihat negara ini sangatlah kaya dan memiliki potensi energi dan pertanian yang besar. Kita yakin bisa menyediakan listrik dengan harga terjangkau, bahan bakar yang terjangkau bagi rakyat,” jelas Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai, jika saat ini belum mampu melakukan itu karena pengelolaan negara belum mengedepankan kepentingan rakyat Indonesia.

Kemudian, Prabowo-Sandiaga juga ingin memastikan bahwa harga bahan bakar tidak akan melukai masyarakat yang berada di bagian paling bawah piramida. Selain itu memastikan bahwa pemerintahannya akan memberikan bantuan jika ada kenaikan biaya.