Ketua BPN Prabowo: Tanpa Krepekan, Debat Pilpres Harus Jadi Contoh Bagi Rakyat

0
113
Ketua BPN Prabowo: Tanpa Krepekan, Debat Pilpres Harus Jadi Contoh Bagi Rakyat

Debat kedua Pilpres 2019 akan dilaksanakan pada 17 Februari 2019 di Hotel Sultan, Senayan. Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso meminta supaya ketika  debat, kedua calon presiden komitmen tidak memakai contekan.

Djoko Santoso pun meminta komitmen Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara tahapan debat Pilpres 2019.

“Jangan pakai kisi-kisi. Usul ke KPU jangan bawa krepekan. Itu tidak bagus,” ujar Djoko di Denpasar, Senin, 11 Februari 2019.

Djoko melanjutkan, debat capres harus menjadi contoh bagi rakyat. Karena bisa saja, katanya, debat capres dijadikan alasan bagi pelajar dan mahasiswa untuk ikut membawa contekan dalam proses belajar mengajar.

Ketua BPN Prabowo: Tanpa Krepekan, Debat Pilpres Harus Jadi Contoh Bagi Rakyat (buletinnasional.com)
Ketua BPN Prabowo: Tanpa Krepekan, Debat Pilpres Harus Jadi Contoh Bagi Rakyat

“Kalau bawa krepekan, nanti anak-anak kita, pelajar dan mahasiswa kita ngerepek ditegur dia marah. Capres saja, presiden saja ngerepek kok,” ujarnya.

Djoko kemudian mengingatkan kembali bahwa debat capres harus menjadi contoh yang baik bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) sudah menyiapkan materi sebaik mungkin agar debat kedua bisa dinikmati dengan baik oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Persiapan saya pun ikut menyiapkan. Saya persiapkan sebaik-baiknya agar debat ini bisa dinikmati oleh rakyat. Agar debat ini menjadi contoh kepada rakyat,” jelasnya.

Tetapi, soal strategi yang digunakan, Djoko menyerahkan sepenuhnya kepada kandidat nomor urut 02, Prabowo-Sandi. “Strateginya kita serahkan kepada Prabowo-Sandi. Debat itu sudah pribadi, kita hanya menyiapkan materinya,” ucap Djoko.

Adapun tema debat kedua ini akan membahas energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Sementara itu pada debat kedua nanti hanya akan diikuti oleh calon presiden.