Gerindra: Terkait Mendagri, Dana Desa Bukan Keberhasilan Petahana

0
49
Gerindra: Terkait Mendagri, Dana Desa Bukan Keberhasilan Petahana (buletinnasional.com)
Gerindra: Terkait Mendagri, Dana Desa Bukan Keberhasilan Petahana

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo mengatakan kebijakan dana desa tidak dapat diklaim menjadi keberhasilan pemerintahan era Petahana. Karena, dia mengibaratkan dana desa itu seperti pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Artinya, dana desa yang digelontorkan tidak dapat menyelesaikan permasalahan di desa secara menyeluruh. “Ini maksudnya menyelesaikan masalah secara P3K, kalau ada yang urgent baru bisa kita selesaikan, tapi secara keseluruhan tetap pemerintah pusat,” ujar Edhy saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (21/2).

“Jadi jangan dianggap sudah menyalurkan dana desa terus pembangunan di desa selesai, enggak bisa,” lanjutnya.

Edhy kemudian meminta pemerintah menunjukkan keberhasilan dari kebijakan dana desa. Menurutnya, jalan di beberapa desa masih belum beres sampai saat ini.

Gerindra: Terkait Mendagri, Dana Desa Bukan Keberhasilan Petahana (buletinnasional.com)
Gerindra: Terkait Mendagri, Dana Desa Bukan Keberhasilan Petahana

Lebih lanjut, Edhy juga mempertanyakan proses penggunaan dana desa yang masih dicampuri oleh pemerintah tingkat pusat. Menurutnya, hal tersebut membuat pemerintah desa tidak leluasa untuk menggunakan dana yang sudah dialokasikan tersebut.

“Desa tidak leluasa menggunakan anggaran itu, tanya saja ke mereka. Ada sebagian daerah yang dia hanya menjalankan itu kalau mengikuti instruksinya, kemudian tendernya untuk siapa. Ada kita temuan itu,” tuturnya.

Adapun, masalah dana desa ini kembali mencuat setelah Mendagri Tjahjo Kumolo mengumpulkan ribuan perangkat desa. Tjahjo mengajak para kepala desa dan bamus desa untuk menyerukan nama ‘Jokowi’ jika ia meneriakkan ‘dana desa’.

Saat itu, Tjahjo mengumpulkan 3.000 kepala desa dan 500 badan musyawarah desa dalam Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019 di Gedung Ecopark Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (20/2).