Bandara Dan Pelabuhan Dikelola Investor Asing, Prabowo Kritik Petahana

0
61
Bandara Dan Pelabuhan Dikelola Investor Asing, Prabowo Kritik Petahana (buletinnasional.com)
Bandara Dan Pelabuhan Dikelola Investor Asing, Prabowo Kritik Petahana

Calon presiden Prabowo Subianto mempermasalahkan pengelolaan bandara dan pelabuhan di Indonesia oleh investor asing. Calon presiden nomor urut 02 itu menilai, menyerahkan pengelolaan bandara dan pelabuhan kepada asing sama saja menutup kedaulatan bangsa.

Prabowo mengatakan hal tersebut saat menyampaikan pertanyaannya kepada Petahana dalam sesi debat capres di Hotel Shangri-La, Jalarta, Sabtu, 30 Maret 2019.

“Sedikit negara di dunia yang mengizinkan pelabuhan bandara udara yang di-operate oleh pihak asing. Bukan anti asing ini, menyoal keamaman nasional,” kata Prabowo.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, bandara dan pelabuhan merupakan objek vital dan strategis yang seharusnya tidak boleh dikelola asing.

“Kami khawatir kalau semua dioperasikan asing, kepentingan kita tidak cocok suatu saat bisa ditutup. Bandara dan pelabuhan seperti saluran nafas suatu bangsa. Kami dilatih untuk menjaga objek vital tetapi pemerintah Bapak mengizinkan asing,” ungkapnya.

Bandara Dan Pelabuhan Dikelola Investor Asing, Prabowo Kritik Petahana (buletinnasional.com)
Bandara Dan Pelabuhan Dikelola Investor Asing, Prabowo Kritik Petahana

Menjawab pertanyaan Prabowo, menurut Petahana masalah tersebut tidak perlu dirisaukan. Ia menjelaskan bahwa mengundang investor untuk berinvestasi di sektor pelabuhan dan bandara adalah hal yang lazim dipraktikan oleh negara-negara lain. Terlebih, katanya, Indonesia belum memilki anggaran yang cukup untuk mengoptimalkan sistem pelabuhan dan bandara.

Ia juga menyebutkan bahwa keran investasi hanya dibuka untuk bandara dan pelabuhan komersial. Untuk bandara dan pelabuhan yang menjadi pangkalan militer “Tak mungkin diberikan kepada pihak swasta asing, kalau airport, pelabuhan komersial tidak masalah,” ujarnya.

Namun demikian, Prabowo tetap tidak setuju jika pelabuhan dan bandara dikelola asing. Ia mengatakan, jika terpilih sebagai Presiden RI 2019-2024 akan mengkaji ulang kebijakan tersebut.

“Kok dengan gampang kita bilang dikelola asing. Dengan segala hormat saya tidak menerima,” tuturnya.

Adapun, kedua capres tersebut saling menyampaikan gagasannya dalam debat capres keempat yang mengusung tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional. Debat kali ini dipandu dua penyiar televisi yaitu Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi sebagai moderator.