Sadis, Di TPS Depok Suara Prabowo 148 Ditulis 3

0
88

Kembali terjadi dugaan kecurangan di Tempat Pemungutan Suara atau TPS 30, Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Di TPS tersebut, Prabowo Subianto mendapatkan 148 suara, dan Jokowi 63 suara. Namun, di web KPU tertulis paslon 01 mendapat 211 suara, sedangkan paslon 02 hanya 3 suara.

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari warga bernama Muhammad Haswan M Evandirita yang menyebut melalui akun twitter @HaswanEvan. Pemilu 2019 khususnya pemilihan presidennya memang tengah mendapat sorotan publik secara luas.

Akun Twitter @HaswanEvan berkicau :

“TPS 30 Bojongsari, Depok, Jawa Barat, @jokowi mendapat suara 63 dan @prabowo mendapat suara 148 suara.

Sementara ada perbedaan di web https://pemilu2019. kpu.go.id yang tertulis pasangan capres dan cawapres 01 mendapatkan 211 suara dan pasangan capres dan cawapres 02 hanya mendapatkan 3 suara.

Tolong rakyat, save suara rakyat”.

Sadis, Di TPS Depok Suara Prabowo 148 Ditulis 3 (buletinnasional.com)
Sadis, Di TPS Depok Suara Prabowo 148 Ditulis 3

Karena itu, mereka menduga banyak kecurangan yang terjadi. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sendiri sudah menemukan 1.261 laporan kecurangan pada Pemilu 2019.

Sementara itu, Hanum Rais juga ikut berkomentar keras terkait kejadian tersebut. Ia menyebut kalau KPU dan seluruh isinya sudah tak percaya Tuhan. Menurutnya, suara rakyat adalah suara Tuhan.

“KPU dan seluruh isinya sudah tak percaya Tuhan. Tak percaya lg suara rakyat adlh suara Tuhan. Dgn enteng para pencurang terus bergembira melakukan kecurangan,meyakini bhw azab hanya angan2 org beriman. Meyakini mereka hanya bisa berucap tak memiliki daya untk bertindak,” tulis Hanum Rais.

Sebelumnya, mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu mengatakan bahwa Pemilu 2019 sarat dengan kecurangan yang terstruktur, sistematik, dan masif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan perhitungan suara. Dia pun mengkritik sikap Presiden Jokowi yang diam seribu bahasa.

Said Didu juga mengatakan, bahwa banyak surat suara yang tidak dikirim di seluruh Indonesia oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dari informasi yang dia dapatkan, sebanyak 6,7 juta suara tidak terkirim.