Pantau C1, Sandiaga Turun Gunung Berikan Semangat Relawan

0
101
Pantau C1, Sandiaga Turun Gunung Berikan Semangat Pada Relawan

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno terjun langsung ke lapangan untuk mengawal hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau C1. Hal itu tampak saat Sandiaga mengunjungi proses pengumpulan dan penghitungan C1, di Kecamatan Kebayoran Baru, GOR Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Kunjungan tersebut sempat diabadikan dalam unggahan akun Facebooknya pada Rabu (24/4/2019).

“Memberikan semangat kepada relawan yang mengawal C1 di PPK Kecamatan Kebayoran Baru, tepatnya di GOR Radio Dalam, Gandaria Utara, Jakarta Selatan,” ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, pengawalan surat suara penting dilakukan mengingat suara rakyat adalah amanah dan penentu masa depan bangsa yang harus dijaga.

Pantau C1, Sandiaga Turun Gunung Berikan Semangat Pada Relawan (buletinnasional.com)
Pantau C1, Sandiaga Turun Gunung Berikan Semangat Pada Relawan

Oleh sebab itu, ia pun mengapresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada para relawan yang tidak lelah mengawal hasil pencoblosan agar tidak dicurangi. Sandiaga mengatakan, para relawan patut diapresiasi atas kerja keras menghitung dan mengawal C1 pada pemilu kali ini.

“Mereka yang mengawal suara ini sudah sepantasnya kita sebut sebagai pahlawan demokrasi,” ungkap Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain itu, Sandiaga juga memberikan semangat kepada relawan untuk tetap fokus mengawal kemenangan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

“Kita sama-sama pastikan tidak ada satu suarapun yang terlewat dan tidak masuk dalam rekapitulasi. Semangat selalu, kita pastikan keadilan hadir di negeri ini untuk seluruh rakyatnya,” tegasnya.

Sandiaga berharap proses penghitungan dan pengumpulan C1 dapat berjalan lancar ke depan, serta para petugas dan relawan mendapat waktu istirahat yang cukup.

“Alhamdulillah tadi dapat laporan semua berjalan kondusif. Ini yang kita harapkan. Mudah-mudahan ini jadi contoh di tempat-tempat lain agar tempatnya (proses pengumpulan dan penghitungan) cukup luas, ada waktu istirahat yang cukup dan bergantian sampai pukul 09.00 WIB malam,” pungkas Sandiaga.