Prabowo Minta Petugas Pemilu Yang Meninggal Divisum Dan Diusut Tuntas

0
118
Prabowo Minta Petugas Pemilu Yang Meninggal Divisum Dan Diusut Tuntas (buletinnasional.com)
Prabowo Minta Petugas Pemilu Yang Meninggal Divisum Dan Diusut Tuntas

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya ratusan orang petugas Pemilu 2019. Prabowo ingin agar peristiwa meninggalnya ratusan anggota Kelompok Peyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diusut tuntas.

Hingga Selasa (7/5) kemarin, data sementara mencatat petugas yang meninggal sebanyak 554 orang, baik dari unsur Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilihan Umum, dan Kepolisian Republik Indonesia. Hal tersebut membuat Prabowo prihatin dan turut berduka.

“Atas nama seluruh BPN Prabowo Sandiaga, Koalisi Indonesia Adil Makmur, kami ingin mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya atas meninggalnya, yang dilaporkan lebih dari 500 petugas pemilu dari berbagai tingkatan yang telah meninggal dalam proses pemilu ini,” ujar Prabowo dalam konferensi pers di rumahnya, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Rabu (8/5).

Prabowo mengatakan, kejadian semacam ini belum pernah terjadi dalam sejarah Pemilu di Indonesia. Prabowo pun meminta pihak yang berwajib untuk mengusut persoalan ini hingga tuntas sehingga menjadi jelas apa yang terjadi.

Prabowo Minta Petugas Pemilu Yang Meninggal Divisum Dan Diusut Tuntas (buletinnasional.com)
Prabowo Minta Petugas Pemilu Yang Meninggal Divisum Dan Diusut Tuntas

Ketua Umum Partai Gerindra ini meminta aparat penegak hukum menyelidiki kematian ratusan anggota KPPS tersebut. Prabowo juga mengusulkan dilakukannya pemeriksaan medis terhadap para korban meninggal.

“Kami rasa perlu ada satu visum dan pemeriksaan medis mungkin, pada petugas-petugas tersebut yang meninggal,” tuturnya.

Dalam konferensi pers ini, Prabowo didampingi sejumlah anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Beberapa di antaranya yaitu Ketua BPN Djoko Santoso, Dewan Penasihat BPN Amien Rais, Dewan Pengarah Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, Direktur Legislatif BPN Edhy Prabowo, Direktur Kampanye Sugiono.

Tampak hadir pula Direktur Relawan BPN, Ferry Mursyidan Baldan, Direktur Monitor, Analisa, dan Evaluasi BPN Arifin Seman, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama Yusuf Muhammad Martak, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, dan lainnya.

Sementara itu, calon wakil presiden Sandiaga Uno tidak tampak hadir mendampingi Prabowo di lokasi. Karena berdasarkan agenda hariannya, Sandiaga dijadwalkan buka bersama relawan pendukung di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.