Terkait Sengketa Pemilu, Mahfud MD Minta MK Jaga Independensi Dan Tak Takut Teror

0
19
Terkait Sengketa Pemilu, Mahfud MD Minta MK Jaga Independensi Dan Tak Takut Teror (buletinnasional.com)
Terkait Sengketa Pemilu, Mahfud MD Minta MK Jaga Independensi Dan Tak Takut Teror

Mahkamah Konstitusi (MK) diminta untuk menjaga independensi dan tidak takut dengan teror dalam memproses sengketa Pemilu 2019 yang akan ditangani MK usai Lebaran 1440 Hijriah nanti. Hal tersebut disampaikan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD.

Mahfud mengingatkan, MK Indonesia pernah dinobatkan sebagai salah satu mahkamah terbaik di dunia. Hal itu tercatat dalam Hanvard Hanbook.

“Wahai teman-teman di Mahkamah Konstitusi (MK). Jagalah independensi, jangan mau diintervensi dan jangan sudi diteror. Dengan profesionalitas dan keteguhan hati. Dulu pada usia 9 tahun (2012), MK Indonesia dinobatkan dalam “Hanvard Hanbook masuk dalam 10 MK terbaik (terfektif) di dunia,” tulis Mahfud dalam cuitan twitternya, Kamis (30/6).

Terkait Sengketa Pemilu, Mahfud MD Minta MK Jaga Independensi Dan Tak Takut Teror (buletinnasional.com)
Terkait Sengketa Pemilu, Mahfud MD Minta MK Jaga Independensi Dan Tak Takut Teror

Sebelumnya, MK menerima pengajuan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 dari pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi yang diketuai mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menyerahkan berkas gugatan ke MK pada Jumat malam (24/5).

Dari jadwal yang ditetapkan MK, putusan sengketa pilpres akan dibacakan pada 28 Juni mendatang. Setelah MK membuka pengajuan permohonan gugatan pada 21-24 Mei, maka pada 11 Juni akan dilakukan registrasi terhadap permohonan peserta pilpres yang mengajukan sengketa.

Selanjutnya, MK menggelar sidang perdana pada 14 Juni. MK akan memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan (putusan sela).

Kemudian pada 17 Juni, MK mulai melakukan sidang dengan agenda pemeriksaan pembuktian. Hal ini termasuk rangkaian dalam proses persidangan sengketa.

Sementara itu sidang terakhir pada Senin, 24 Juni. Dilanjutkan rapat permusyawaratan hakim pada 25-27 Juni. Agenda terakhir, pada 28 Juni, MK membacakan putusan sengketa Pilpres.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here