SERANG, buletinnasional.com – Dampak musim kemarau yang berkepanjangan mulai dirasakan masyarakat di Kampung Kawah, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten. Selama kurang lebih satu bulan, warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, sosok Prajurit Bhayangkara, Aipda H. Roby Setiadi, S.H., hadir memberikan bantuan berupa mesin sibel sekaligus membuat sumber air melalui sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kampung Kawah.
Bantuan tersebut nantinya diharapkan dapat mengalirkan air dan dimanfaatkan oleh sekitar 45 kepala keluarga (KK) yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.
Aipda H. Roby Setiadi mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.
“Dampak musim kemarau yang panjang ini sangat luar biasa. Selama satu bulan masyarakat Kampung Kawah, Desa Ketos, mengalami krisis air bersih. Alhamdulillah, semoga bantuan yang saya berikan ini bisa mengurangi beban masyarakat Kampung Kawah, Desa Ketos,” terangnya.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama, terlebih ketika musim kemarau berlangsung cukup panjang dan sumber-sumber air warga mulai mengering.
Bantuan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian Aipda H. Roby Setiadi terhadap masyarakat di wilayah tempatnya bertugas. Sumber dana untuk pembuatan sumur bor dan bantuan mesin sibel tersebut berasal dari tabungan pribadinya.
Aipda H. Roby Setiadi, S.H. diketahui berdinas di jajaran Polres Kabupaten Serang dan menjabat sebagai Kasubsektor Binuang. Ia dikenal dekat dengan masyarakat serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Kehadiran bantuan sumber air tersebut diharapkan tidak hanya dapat mengatasi kebutuhan air bersih warga selama musim kemarau, tetapi juga menjadi solusi bagi masyarakat Kampung Kawah dalam memperoleh akses air bersih yang lebih mudah.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika warga sedang menghadapi kesulitan akibat kondisi lingkungan dan musim kemarau yang berkepanjangan. (Bintang)
