Lebak, buletinnasional.com – Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak, Banten menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada masyarakat di Kecamatan Warunggunung yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang di daerah itu.
‎”Kami setiap hari mendistribusikan air bersih,” kata Ketua Tagana Kabupaten Lebak Iwan Hermawansyah di Lebak, Senin.
‎Tagana Kabupaten Lebak memiliki komitmen untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang.
‎Ia menjelaskan saat ini warga di beberapa desa di Kecamatan Warunggunung mengalami kesulitan air bersih setelah air bawah tanah, seperti sumur dan sumber air mengering.
Pihaknya saat ini mendistribusikan bantuan air bersih 5.000 liter ke Masjid RT 012 RW 004 Desa Pasirtangkil, Kecamatan Warunggunung dengan 57 kepala keluarga (KK) atau 204 jiwa.
‎”Kami mendistribusikan air bersih itu dengan melibatkan armada tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak,” katanya.
‎Relawan Tagana, katanya, menyalurkan bantuan air bersih tersebut berasal dari simpanan dana sendiri.
‎Namun, pihaknya juga siap menjalin kerja sama dengan BUMN maupun perusahaan swasta untuk penyaluran bantuan air bersih.
‎Ia menjelaskan hingga saat ini banyak masyarakat mengajukan permohonan bantuan pasokan air bersih.
‎”Kami berharap adanya kerja sama dari pihak lain yang peduli untuk membantu warga Lebak yang dilanda krisis air bersih akibat kemarau itu,” katanya.
‎Sejumlah warga Kecamatan Warunggunung mengaku merasa lega setelah mendapat bantuan pasokan air bersih dari relawan Tagana untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK).
‎Bantuan air bersih 5.000 liter mencukupi kebutuhan selama tiga hari ke depan.
‎”Kami merasa senang sudah terpenuhi bak mandi dan ember sehingga bisa mencukupi tiga hari untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK),” kata Ujang, warga Desa Pasirtangkil, Kecamatan Warunggunung.(Bintang)
