Pandeglang, buletinnasional.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Banten, mengusulkan empat Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
‎Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Uun Junandar, di Pandeglang, Jumat, mengatakan pemerintah daerah telah mengusulkan empat lokasi untuk menjadi KNMP, bahkan sudah dilakukan survei oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
‎Ia mengatakan empat lokasi itu, antara lain di Kecamatan Carita, Panimbang dan dua lokasi di Kecamatan Sumur.
‎Saat ini, kata dia lagi, keempat lokasi itu dalam verifikasi dan informasi yang terbaru sudah ada proses penetapan.
‎Namun, pihaknya sampai saat ini belum menerima surat penetapan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu.
‎”Kami sudah mengecek ke lapangan atas undangan KKP di Desa Panimbang Jaya, Panimbang, dan Desa Sumber Jaya, Sumur,” kata Uun.
‎Ia mengatakan, pembangunan KNMP itu direalisasikan 2026, sehingga KKP secepatnya untuk dipilih empat lokasi yang diusulkan.
‎Program KNMP yang dicanangkan Presiden Probowo Subianto dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, dengan mayoritas penduduknya nelayan.
‎Program KNMP itu konsepnya adalah memenuhi fasilitas sarana dan prasarana untuk peningkatan produksi ikan, sehingga dapat mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat pesisir.
‎Fasilitas prasarana dan kebutuhan yang diharapkan KNMP itu mulai pengembangan budi daya ikan dan juga kebutuhan alat penyimpanan ikan dalam ruangan pendingin (cold storage).
‎Penyimpanan ikan itu bisa menampung 10-20 ton untuk meningkatkan kualitas ikan, sehingga harga di pasaran relatif baik.
‎Selain itu, juga ada untuk kebutuhan fasilitas stasiun pengisian bahan bakar minyak umum untuk nelayan dan juga tempat penambatan perahu nelayan.
‎”Kampung Nelayan Merah Putih itu nantinya dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga manfaat program bisa dirasakan langsung oleh masyarakat nelayan,” katanya menjelaskan. (Bintang)
