SERANG, Buletinnasional.com – Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di sejumlah titik strategis di ibu kota Provinsi Banten akhirnya mendapat respons cepat dari pemerintah daerah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan peninjauan langsung ke lokasi jalan rusak yang sempat viral, tepatnya di kawasan terowongan tol arah Sawah Luhur, Kelurahan Trondol.
Peninjauan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, didampingi Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur Banten, Andra Soni, dalam merespons aduan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang memang berpotensi membahayakan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menyampaikan bahwa pemerintah memahami keluhan masyarakat dan memastikan penanganan akan segera dilakukan.
“Hari ini saya diperintahkan oleh Bapak Gubernur untuk meninjau langsung lokasi yang menjadi keluhan masyarakat. Setelah melihat kondisi di lapangan, memang sudah sepatutnya dilakukan perbaikan segera,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah memutuskan untuk melakukan perbaikan menggunakan metode betonisasi pada ruas jalan di kawasan Trondol. Metode ini dipilih karena tingginya volume kendaraan yang melintasi jalur tersebut setiap hari.
Direncanakan, perbaikan jalan dengan betonisasi akan dilakukan sepanjang kurang lebih 1 kilometer pada tahun anggaran 2026.
Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan di ruas jalan Sayabulu hingga Karundang. Namun, mengingat tingkat kepadatan lalu lintas yang relatif lebih rendah, metode yang digunakan pada ruas tersebut adalah pengaspalan (hotmix).
Seluruh proyek perbaikan ini akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026, dengan target pelaksanaan fisik dimulai pada Oktober hingga November 2026.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta penataan kota.
“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam upaya penataan Kota Serang agar lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik minat wisatawan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan bagian dari visi besar pembangunan kota, seiring dengan pengembangan kawasan strategis seperti Royal Baru dan penataan Alun-alun Kota Serang.
Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, keselamatan pengguna jalan meningkat, serta wajah Kota Serang semakin representatif sebagai ibu kota Provinsi Banten.
(Bin)
