SERANG, Buletinnasional.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang responsif.
Hal ini diwujudkan langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, yang merespons cepat aduan masyarakat terkait kendala pelayanan medis darurat di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP).
Langkah proaktif ini diambil setelah adanya laporan masuk mengenai seorang warga yang kesulitan mendapatkan akses ruang perawatan intensif (Intensive Care Unit/ICU) akibat kondisi ruangan rumah sakit yang penuh.
Kejadian bermula saat Wali Kota Serang tengah melaksanakan agenda pemantauan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik kota sekitar pukul 22.00 WIB.
Di sela-sela inspeksi tersebut, ia menerima pesan mendesak dari warga terkait pasien kecelakaan kerja yang tertahan di RSDP dan belum mendapatkan penanganan maksimal.
Mengetahui urgensi situasi tersebut, Budi Rustandi segera mengubah rute perjalanannya dan langsung meluncur menuju fasilitas kesehatan tersebut guna meninjau langsung kondisi di lapangan.
“Saya dapat laporan dari warga ada pasien yang kesulitan di RSDP, langsung saya ke sini,” ujar Budi memberikan penjelasan terkait kedatangannya yang mendadak.
Setibanya di lokasi, Wali Kota langsung berkoordinasi dengan pihak manajemen RSDP untuk mencari solusi atas keterbatasan ruang tersebut.
Mengingat pasien tersebut mengalami kecelakaan kerja dan sangat membutuhkan penanganan intensif, intervensi dan koordinasi cepat dari pimpinan daerah menjadi kunci penyelesaian masalah.
Tidak lama setelah koordinasi dilakukan, pasien yang bersangkutan akhirnya berhasil dialokasikan untuk masuk ke dalam ruang ICU.
“Alhamdulillah sekarang sudah ditangani dengan baik dan langsung masuk ICU. Memang sempat ada keterlambatan karena ruangan penuh,” jelas Budi Rustandi memastikan warga tersebut telah ditangani sesuai prosedur medis yang semestinya.
Selain memastikan berjalannya operasional pelayanan kesehatan, orang nomor satu di Kota Serang ini juga meluangkan waktu untuk memberikan penguatan mental dan dukungan moril secara langsung kepada pihak keluarga.
Mengingat pasien merupakan pilar ekonomi keluarga, Budi Rustandi turut memanjatkan doa agar proses pemulihan berjalan lancar.
“Pasien ini tulang punggung keluarga, semoga cepat sembuh dan bisa kembali beraktivitas,” tambahnya.
Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah situasi krisis ini memberikan kelegaan luar biasa bagi pihak keluarga.
Misriah, ibu kandung pasien, menceritakan kecemasannya karena sang anak tertahan dari pukul 10.00 WIB pagi hingga pukul 23.00 WIB malam.
“Tapi alhamdulillah, Pak Wali Kota mau bantu kami. Walaupun malam-malam, beliau tetap datang. Saya juga dibantu Pak RW. Terima kasih sekali,” ungkap Misriah dengan penuh syukur.
Aksi tanggap ini menjadi salah satu representasi dari upaya berkelanjutan Pemkot Serang dalam memastikan setiap warganya mendapatkan hak layanan dasar, terutama di sektor kesehatan, secara adil dan optimal.
(Bin)
