TANGERANG, buletinnasional.com – Infrastruktur jalan yang mumpuni bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan tulang punggung bagi perputaran ekonomi dan produktivitas masyarakat. Memahami peran krusial tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus mengonsolidasikan komitmennya dalam menghadirkan aksesibilitas yang aman dan berkualitas di seluruh penjuru wilayah.
Melalui program preservasi jalan yang terintegrasi, DBMSDA tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga pada pemeliharaan berkelanjutan. Langkah ini merupakan jawaban nyata atas kebutuhan mobilitas warga yang kian tinggi di wilayah penyangga ibu kota.
Responsivitas: Melayani dengan Cepat dan Tepat
Salah satu pilar utama dalam transformasi layanan DBMSDA adalah tingkat responsivitas terhadap aduan masyarakat. Pola kerja yang diusung kini jauh lebih dinamis; setiap laporan mengenai jalan rusak direspon melalui aksi nyata oleh tim Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Jalan dan Jembatan.

Kepala Dinas DBMSDA Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah E, S.Sos, S.T, M.Si, menekankan bahwa setiap jengkal jalan yang dirawat adalah investasi bagi keselamatan publik.
“Kami percaya bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Dengan sinergi antara laporan aktif warga dan kecepatan tim teknis di lapangan, kita memastikan mobilitas ekonomi daerah tetap berjalan lancar tanpa kendala infrastruktur,” ungkap H. Iwan Firmansyah.
Keunggulan Teknis Tambal Sulam Hotmix
Dalam menjaga kondisi jalan, DBMSDA mengandalkan metode tambal sulam menggunakan aspal hotmix. Pemilihan metode ini didasarkan pada efisiensi dan durabilitasnya. Beberapa keunggulan yang dirasakan langsung oleh masyarakat antara lain:
•Keamanan Terjamin: Menghilangkan potensi kecelakaan lalu lintas akibat lubang jalan.
•Efisiensi Waktu: Penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas terlalu lama.
•Kenyamanan Maksimal: Mengembalikan kualitas permukaan jalan yang rata bagi kendaraan pribadi maupun logistik.

Sebaran Pembangunan yang Merata
Komitmen DBMSDA tercermin dari masifnya pemeliharaan yang menjangkau seluruh pelosok Kabupaten Tangerang. Hingga saat ini, tim UPTD 1 sampai dengan UPTD 8 telah merampungkan perbaikan di berbagai jalur vital, mulai dari kawasan pemukiman padat di Legok dan Kelapa Dua, pusat pemerintahan di Tigaraksa, hingga akses industri dan pariwisata di wilayah Teluknaga dan Dadap.
Langkah ini memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di satu titik, namun tersebar merata hingga ke wilayah penyangga lainnya seperti Pasar Kemis, Rajeg, dan Muncung
.
Kemitraan Strategis dengan Masyarakat
Keberhasilan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang adalah buah dari kolaborasi. DBMSDA terus membuka diri terhadap masukan dan laporan dari warga. Semangat “Jangan Ragu, Lapor Kami!” menjadi bukti transparansi dan akuntabilitas dinas dalam menjalankan fungsinya. (Advetorial)
